Solo to Yogya… waiting for the future to come


Mengawali liburan perpindahan tahun, aku memulai perjalanan ke Jawa Tengah.. diawali ke Kota Solo… Ternyata perjalanan kalo lewat darat terasa lebih nikmat.. (kecuali kalo naek kereta..i hate train since daniel’s love story there)

Ketika melewati Sangiran, kita mencoba masuk ke Museum Trinil, tempat peninggalan bersejarah mengenai manusia purba.. Kalo kita lihat lebih dalam lagi, sebenarnya di tanah Indonesia, sangat banyak pengetahuan yg terdapat di dalamnya. Jadi manusia trinil ini adalah manusia purba pada beberapa ribu tahun yang lalu, yang mana terendam di daerah Trinil. Dan di lokasi yang sama saat ini masi ada penemuan bangkai gajah purba. Ada juga diperlihatkan gading gajah purba yang melengkung. Yang mana diperkirakan itu masih 1/2 nya .. padahal panjangnya udah mencapai 1,2 meter.. (BAYANGKANNN….) Ironisnya, yang datang ke museum hanyalah murid SD di desa sekitar…

Manusia Trinil

Perjalanan berlanjut melewati penjual kerajinan kayu yang ada di samping jalan selatan menuju SOLO.. dan bisa dibayangkan semua kerajinan disana (yang jg dijual di Mirota dan Malioboro) dijual dengan harga yang miring (belum termasuk kalo ditawar)

Sampai ke Solo.. hm now its time for culinary trip….mulai dari Nasi Liwet yu Sani, Bebek Haji Slamet (Yummmm…. with sambal yang nendang buangettt) ; Brongkos … ; Ice Gula Asam.. hm.. slurppp…. terus serabi solo… ah.. bener2 buat kangen…..
Selain makanan ada juga batik yang cukup muraaah. Kalo pengen ndusel2 .. yah di Pasar Klewer.. kalo mau yang nyaman yah di Pusat Grosir… untuk harga..masi bisa ditawar…

Untuk pusat budaya di Solo ada Sepur Klutuk.. traditional train yang jalannya masih pelan2..cocok buat berplesir sambil mengenang nostalgia masa lampau. Ada juga Keraton Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Solo. Kalo aku sih suka Kraton Solo lebih banyak yang bisa diliat..

Mulai dari Kraton Solo, mulai masuk akan diajak ke Pelataran yang lebar.. yang diisi pasir dari paris alias PARangtritIS… dengan beringin yang tinggi. Di pelataran itu ada bangunan mirip mercusuar yang merupakan tempat Sultan bersemedi dan bertemu dengan Ratu Pantai Selatan

the Keraton
The garden

Disana kita juga dapat melihat macam2 kereta kerajaan, peninggalan2 jaman dahulu, taman besar, tandu2 pengantin dsb.. banyak istilah aneh2.. seperti Kodok – Mlaku Ndodoq ,..kerenn

Perjalanan berlanjut besoknya di Mangkunegaran… sepertinya keratonnya lebih kecil.. cuman ada yg unik adalah peninggalan macam2 keris dari keris kerajaan, sampe samurai dan pedang kayak musketeer.. plus ada penutup buat putri dan pangeran supaya nga selingkuh.. kulihat2.. bagaimana masangnya yah.. karna cuman segitiga logam yang nga ada pengikatnya di pinggang.. hm….

Apalagi di Solo.. .. bangunan2 tua sepertinya masih cukup unik untuk difoto dan dibuat background untuk foto… Try SOLO…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s