Yogyakarta, a city with a thousand culture


Perjalanan Solo ke Yogya cuman hanya berkisar 1 jam saja,.. yang mana di sisi kiri dan kanan bisa 2 candi besar… Candi Prambanan.. , kisah 1000 candi yang berdiri untuk meluluhkan hati Loro Jonggrang… memang disana banyak sekali candi, seakan berdiri di tengah jaman purbakala… tapi, gempa sempat meluluh lantakkan candi itu, sehingga saat ini masih dalam taraf renovasi

Di areal yang besar itu bisa digunakan untuk wedding party, small kids outbond, dan bilamana pengen melihat lokasi candi2 prambanan itu dengan cepat, dapat digunakan kereta sampai ke lokasi awal candi.

Sejalan dengan candi2 tersebut, juga ada satu museum, yogyakarta kembali.. yah .. museum2 di Indonesia sepertinya cukup dilupakan… lokasi museum dengan parkir yang kecil ini ..menandakan museum tersebut nga terlalu laku. Sampai ke tengah lokasi, ternyata makin tidak menunjukkan kesakralan museum karna adanya kereta kecil , bounching2, bungy outbound.. i dnt think it should be like that.. Belon lagi orang kita yang banyakan lewat jalan belakang daripada bayar cuman 5000 per orang…
MUseum juga cuman berisi diorama dan patung tangan yang sepertinya sdh kehilangan potensi pemikat setiap orang

borobudur from far away
Candi yang termasuk terbesar di Dunia adalah Candi Borobudur. Dibanding candi yang lain, kecuali Prambanan.. kawasan candi ini dapat dibilang sebuah taman indah yang besar dan terawat. Melihat kebesaran candi Borobudur, makin saya berpikir, ternyata nenek moyang ..di jaman belum ada semen itu sudah berpikir untuk membuat candi dari susunan batu yang berkait dan sudah d’ tatah sampe yang namanya pengaturan saluran air… wuich.. very good architecture you know…..

Borobudur has lots of meaning dan besarnya nga ketulungan… Dari mulai tatahan di lantai bawah yang menunjukkan banyak tentang kejadian2 yang ada di dunia ; perjalanan menuju swarga yang sulit dilambangkan dengan tingkatan naik ke lantai atas dengan batu yang makin tebal2 dan tinggi (sampe susah naek dan turun).. hingga perbedaan posisi budha yang melambangkan arti yang berbeda (saking banyaknya sampe buat lupa)

Di kawasan candi Borobudur, ,juga terdapat museum kapal… yaitu Samudraraksa… alkisah ceritanya ada satu ‘bule’ yang berniat membuktikan apakah gambar kapal di candi borobudur yang mengkisahkan tentang pelayaran mengarungi samudra itu bener2 nyata atau tidak….

the ship that can travel around the world

nah setelah itu ia dan temen2nya mulai mencoba membuat kapal itu dengan ukuran, cara dan tradisi yang sama sepeerti kapal traditional indo (plus slametan gaya traditional) dan dicoba mengarungi dari benua ke benua….dan ternyata memang berhasil.. dan kapalnya (Asli looo) diabadikan di lokasi itu… barang siapa mau mencoba masuk ke dalamnya kapal bayarnya sekitar Rp 100.000,- per orang.. (mungkin mencegah kerapuhan kapal).. padahal kalo diliat..kayaknya percaya nga percaya kapal yg nga besar itu bisa ngarungin benua… (bener loooo)

Kayaknya belum banyak yang tau, bahwa untuk menuju ke candi Borobudur, biasanya pertapa melewati 3 candi mulai dari candi yang Mendut, Pawon,(bener ngak ya).. baru borobudur.. yang sebenarnya melambangkan kedewasaan para pertapa… untuk mencapai kesempurnaan. Di candi Mendut (kalau nga salah) he he he.. disana ada pohon yang saking lama dan rindangnya, kita bisa bermain dengan akar yang bergelantungan di pohon untuk mencoba gimana ‘monyet bergelantungan’..hehehe..

temple
Disana juga sebenarnya ada pertapaan Budha.. yang so nice to shoot lah.. buat yang photographer…

Selain candi, yogya memang terkenal dengan Malioboro.. bila anda suka dengan seni, disini tempatnya.. lukisan dengan kualitas bagus dijual di pinggiran jalan, dan menurut saya.. lukisan sketsanya sudah bisa dibuat untuk pajangan rumah yang murah dan menarik. Toko Mirota juga menawarkan benda2 khusus yang cocok untuk hiasan murah, saya mendapat perabot interior rumah dari oskar dengan biaya murah dan kesan yang mahal…Mau yang lebih murah.. datang ke KASONGAN, tempat interior dari bahan tembikar… nice design, elegan one.. the important thing.. CHEAP

Selain candi, Yogyakarta juga menawarkan kebudayaan, mulai dari keraton nya yang terkenal dengan beberapa pusakanya,wayang kulit, kerajinan batik permandian raja dan putri.. dan juga terowongan ke Parangtritis, tempat raja bertemu Nyi Roro Kidul

Beberapa jam dari Yogya, ke arah dataran tinggi dieng, sudah bisa melihat banyak kekayaan Indonesia… disamping pemandangan perbukitan yang indah, udara yang segar

if you’r lucky bisa ngliat kambing aussie yang lucu plus berfoto dengan mereka (kalo bisa nangkep) dan disana juga terdapat berbagai candi yang menarik untuk dibuat berpose… look at my pose…

Meninggalkan Yogya, sama dengan meninggalkan kulit putih dan meninggalkan kenangan masa lalu serta kembali ke kota hutan gedung tinggi…hickss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s